Cara Klaim Uang BPJS JHT Ketenagakerjaan dengan Mudah

Info Cara-cara Terbaru 2017 kali ini berisi mengenai Cara Klaim Uang BPJS JHT Ketenagakerjaan dengan Mudah. Selamat membaca dan terima kasih sudah mengunjungi situs Cara Cek caracekterbaru.com.

Cara Klaim Uang BPJS  Ketenagakerjaan – Dalam Undang – Undang No. 24 tahun 2011 berisikan bahwa BPJS merupakan lembaga yang akan menggantikan lembaga jaminan sosial lain yang ada di Indonesia, seperti lembaga Askes (Asuransi Jaminan Kesehatan) Indonesia dan lembaga Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, keduanya akan berubah menjadi lembaga BPJS Kesehatan. BPJS JHT memang dipersiapkan sebagai solusi untuk masa depan para pekerja yang berada di Indonesia.

Peserta BPJS JHT selalu dituntut agar up to date atau sering melakukan pembaharuan informasi terkait BPJS JHT. Karena perubahan kebijakan bisa saja terjadi sewaktu – waktu dan tentunya tujuannya agar pelayanan dan kesejahteraan para tenaga kerja di Indonesia akan terus meningkat. Kebijakan terbaru yang seharusnya diketahui oleh seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan yaitu saldo JHT (Jaminan Hari Tua) yang sudah bisa diklaim atau sudah bisa diambil 100% penuh tanpa harus menunggu ketika peserta sudah berumur 56 tahun atau masa kepesertaan peserta hingga 10 thn, seperti halnya yang telah tertera pada PP (Peraturan Pemerintah) No. 46 thn 2015. Karena dengan munculnya PP (Peraturan Pemerintah) No 60 thn 2015 yang diberlakukan sejak tanggal 1 September 2015 yang berisi beberapa perubahan kebijakan terkait pengambilan saldo Jaminan Hari Tua mulai dari 10 %, 30 %, hingga 100 %. Disamping itu, beberapa informasi terkait pencairan atau klaim Jaminan Hari Tua ini memang harus Anda ketahui serta pahami agar Anda tidak kebingungan lagi bertanya langsung ke alamat kantor BPJS terdekat anda dan lebih memperlancar proses kepengurusan BPJS Tenaga Kerja Anda.

Cara Klaim Uang BPJS JHT Ketenagakerjaan

Cara Klaim Uang BPJS JHT Ketenagakerjaan | @hamizan77 – kaskus.co.id

Jika sebelumnya klaim atau pencairan saldo JHT sebesar 10 % dan 30 % berlaku untuk seluruh anggota BPJS TK dengan ketentuan telah menjadi anggota mencapai 10 tahun. Namun kini klaim JHT 10 % dan 30 % hanya berlaku bagi anggota yang masih aktif bekerja di perusahaan, untuk kepesertaan masih sama yaitu minimal 10 tahun. Untuk pencairannya tidak boleh dipilih hanya boleh dipilih salah satu, yang 10 %=persiapan pensiun, dan yang 30 % = biaya perumahan.

Yang perlu anda pahami lagi terkait peraturan baru itu adalah setelah mencairkan saldo 10% atau 30%, maka sudah tidak bisa mengklaim JHT dengan cara bertahap lagi. Selanjutnya setelah tahap pencairan 10% atau 30% ayaitu pencairan 100%/penuh. Klaim JHT 100% membutuhkan waktu 1 bulan sejak peserta telah berhenti bekerja. Adapun syarat untuk mengklaim JHT sebesar 10% atau 30% yaitu:

  1. Telah menjadi peserta BPJS TK selama 10 tahun.
  2. Masih aktif bekerja di perusahaan.
  3. Melengkapi dokumen:

Untuk klaim JHT 10%: Fotocopy kartu BPJS TK, KTP atau paspor, KK (kartu keluarga), surat keterangan masih aktif bekerja, buku rekening serta menunjukkan semua berkas yang asli.

Untuk klaim JHT 30%: hampir sama dengan persyaratan klaim JHT 10%, hanya saja ditambah dengan adanya dokumen perumahan.

Perberlakukan Pajak Progresif untuk rinciannya: saldo JHT di bawah Rp 50 jt akan kena pajak sebesar 5%. Untuk saldo JHT antara Rp 50 jt – Rp250 jt pajaknya sebesar yaitu 15%. Untuk saldo antara Rp250 jt – Rp500 jt pajaknya sebesar 25%. Dan untuk saldo JHT Rp500 jt ke atas, pajaknya adalah 30%. Tetapi jika anda tidak mencairkan JHT meskipun mencapai 10 tahun lebih kepesertaan, maka berapapun saldo JHT akan dikenakan pajak sebesar 5%.

Demikian artikel Cara Klaim Uang BPJS JHT Ketenagakerjaan, semoga bermanfaat.

Source:

syarat pencairan bpjs 2017, pencairan bpjs 2017, cara mencairkan uang bpjs 2017, mencairkan bpjs ketenagakerjaan online kaskus, pencairan bpjs di bank mandiri 2017, syarat pencairan bpjs ketenagakerjaan 2017, syarat mencairkan bpjs ketenagakerjaan 2017, pencairan jht 2017, cara klaim jht 2017, klaim jht 2017