Cara Buat SIM, Biaya Mengurus dan Prosedur

Info Cara-cara Terbaru 2017 kali ini berisi mengenai Cara Buat SIM, Biaya Mengurus dan Prosedur. Selamat membaca dan terima kasih sudah mengunjungi situs Cara Cek caracekterbaru.com.

Cara Buat SIM – Salah satu dokumen penting yang harus Anda miliki ketika Anda mengemudikan sendiri kendaraan bermotor adalah Surat Izin Mengemudi atau biasa disingkat SIM. SIM merupakan bukti pendaftaran dan identifikasi yang diberikan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk orang yang telah memenuhi persyaratan untuk administrasi, sehat jasmani-rohani, paham peraturan lalu lintas, dan terampil mengemudikan kendaraan bermotor.

Cara Buat SIM, Biaya Mengurus dan Prosedur

Cara Buat SIM, Biaya Mengurus dan Prosedur | merdeka.com

Sebelum memberi penjelasan terkait membuat SIM biaya dan prosedurnya, penting untuk diketahui terlebih dahulu jenis-jenis Surat Izin Mengemudi (SIM).

Untuk membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) baru, anda cukup mengikuti alur prosedur yang sudah ditetapkan di bawah ini:

Cara Buat SIM, Biaya dan Prosedur

  1. Siapkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP). Ini syarat yang termudah, datang ke tempat fotocopy, kemudian fotocopy KTP Anda menjadi beberapa lembar guna dijadikan dokumen.
  2. Membuat Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani. Surat keterangan sehat jasmani dan rohani ini biasanya dikeluarkan oleh dokter dan bisa dibuat di klinik kepolisian atau dibuat di pusat pelayanan kesehatan.
  3. Ambil Formulir. Ambil atau belilah surat permohonan pembuatan SIM sesuai dengan harga yang telah ditentukan untuk pembuatan SIM baru.
  4. Pembayaran Asuransi. Biasanya premi asuransi harganya sebesar Rp30.000, sebenarnya asuransi ini sifatnya tidak wajib.
  5. Mengisi Formulir SIM. Isi formulir permohonan secara lengkap dan benar untuk kemudian diserahkan ke petugas di loket yang telah disediakan. Tunggu hingga nama Anda dipanggil.
  6. Ikutilah Ujian. Seusai nama Anda dipanggil, Anda akan dimina untuk mengikuti ujian yang terdiri atas dua tahapan, yakni:
    • Ujian Tertulis. Apabila lulus tes tulis, akan dilanjutkan dengan ujian praktik. Kemudian apabila tidak lulus, Anda akan diberi kesempatan lagi untuk mengulangi ujian tertulis dengan masa tenggang 7 hari, 14 hari, dan 30 hari. Apabila Anda mengulang kemudian tidak lulus juga, tidak mengulang, tidak datang lagi, atau tidak adanya keterangan, uang pembayaran SIM akan dikembalikan lagi.
    • Ujian Praktik. Apabila lulus, maka SIM anda akan diproduksi atau dicetak. Apabila tidak lulus, Anda akan diberi kesempatan supaya mengulang ujian praktik sampai tenggang waktu 7 hari, 14 hari, dan 30 hari. Hampir sama seperti ujian tertulis, apabila Anda mengulangi ujian praktik kemudian tidak lulus lagi, tidak mengulangnya, tidak datang lagi, atau tidak ada keterangan lain, uang yang telah anda bayarkan akan dikembalikan.
  7. Tanda Tangan, Pengambilan Sidik Jari, dan Foto. Bila Anda berhasil lulus atas kedua ujian ini, Anda akan diminta untuk menunggu panggilan lagi ke loket supaya melengkapi data tanda tangan, sidik jari, dan difoto, semuanya dilakukan secara elektronik atau digital.
  8. Pengambilan SIM. Tahap paling akhir ialah menunggu sampai nama Anda dipanggil untuk mengambil SIM di loket pengambilan SIM.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2010 mengenai PNBP pada Polri, untuk biaya pembuatan SIM baru adalah sebagai berikut:

  • SIM A biaya Rp. 120.000
  • SIM B1 biaya Rp. 120.000
  • SIM B2 biaya Rp. 120.000
  • SIM C biaya Rp. 100.000
  • SIM D biaya Rp. 50.000

SIM akan jadi salah satu bukti kemahiran Anda untuk mengemudikan kendaraan bermotor. Keselamatan Anda dan pengguna jalan lain ada di tangan Anda dan pemilik SIM lainnya. Itulah tadi cara buat sim, biaya dan prosedur yang bisa anda lakukan di daerah anda masing-masing.

Source:

syarat2 membuat sim baru dengan resi, cara bikin sim com, jika tdk lulus ujian sim apakah uang akan dikembalikan